Connect with us

Online Bekasi

Kemiringan 2 Derajat, Bekasi Waspadai Penurunan Permukaan Tanah

News

Kemiringan 2 Derajat, Bekasi Waspadai Penurunan Permukaan Tanah

Foto ilustrasi Pusat Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani. Foto: diambil dari internet

Onlinebekasi.com – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat menyatakan belum pernah melakukan penelitian penurunan permukaan tanah di wilayah setempat. Padahal, penelitian itu dianggap penting sebagai langkah mitigasi bencana di wilayah setempat.

“Menurut saya harus ada kajian juga soal ini,” kata Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah (IPW) pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bekasi, Erwin Gwinda, Minggu (3/2).

Alasannya, kata dia, letak geografis Kota Bekasi tak jauh dari laut dengan tingkat kemiringan mencapai 2 derajat atau cenderung datar. Adapun titik terendah berada di kawasan Pondok Ungu Permai, Bekasi Utara hanya 4 meter di atas permukaan laut. Menurut dia, penelitian ini dibutuhkan sebagai langkah antisipasi penurunan permukaan tanah akibat pembangunan yang masif.

“Karena Kota Bekasi berpotensi seperti Jakarta,” ujar dia.

Di Jakarta sendiri, setiap tahun permukaan tanah menurun hingga 12 sentimeter, akibat pembangunan yang masih dan terus berkurangnya cadangan air tanah, terutama di wilayah bagian utara. Karena itu, pemerintah di sana tengah membuat tanggul raksasa mengantisipasi muluapnya air laut.

Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisaksi, Yayat Supriatna mengatakan, sangat penting melakukan penelitian penurunan permukaan tanah suatu wilayah, apalagi daerah tersebut tengah berkembang dimana terdapat pembangunan insfrastuktur yang masif.

“Hasil penelitian itu untuk mitigasi bencana, sehingga dapat dipakai sebagai rujukan pemerintah mengeluarkan izin pembangunan infrastuktur,” ujar dia. (fiz)

1 Comment

1 Comment

  1. Donat

    4 Februari 2019 at 13:07

    Hideline tentang lingkungan belum ada yak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top