OnlineBekasi.com – Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, menyampaikan genangan air terjadi di sejumlah wilayah Kota Bekasi akibat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang turun sejak pagi, Jumat (20/2/2026).
Hingga pukul 12.30 WIB, ketinggian muka air bervariasi antara 10 cm hingga 110 cm, dengan sebagian lokasi dilaporkan berangsur surut dan masih dalam penanganan petugas gabungan.
“Genangan terjadi di tujuh titik wilayah Kota Bekasi dengan ketinggian bervariasi. Saat ini tim gabungan terus melakukan monitoring dan penanganan di lapangan,” ujar Idham.
Genangan dilaporkan antara lain terjadi di Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria dengan ketinggian air sekitar 10–40 cm akibat hujan ringan sejak pagi.
Petugas BPBD melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan perangkat wilayah setempat untuk memastikan kondisi warga tetap aman.
Sementara itu, genangan tertinggi tercatat di Perumahan Jatibening Permai, Kecamatan Pondok Gede, dengan ketinggian awal sekitar 110 cm.
Namun hingga pukul 12.15 WIB, kondisi air berangsur surut menjadi sekitar 15 cm setelah dilakukan penyedotan oleh DBMSDA, monitoring berkala, serta pergeseran tim penanganan.
“Untuk titik dengan genangan cukup tinggi, kami telah melakukan pompanisasi dan koordinasi lintas instansi sehingga kondisi berangsur membaik,” kata Idham.
Di Kampung Lebak, genangan mencapai 50–80 cm dan mengakibatkan 27 jiwa mengungsi di Mushola Jamiatul Khoir yang terdiri dari 15 dewasa, 10 balita, dan dua lansia.
Selain itu, genangan juga terjadi di Perumahan Alamanda Indah RW 17, Komplek Dosen IKIP Jati Kramat, Perumahan Pejuang Jaya RW 15, serta Kampung Lengkak dengan ketinggian bervariasi hingga 60 cm dan sebagian menunjukkan tren surut.
“BPBD bersama unsur terkait terus melakukan monitoring, pompanisasi, serta kesiapsiagaan evakuasi bila diperlukan.
Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor apabila terjadi peningkatan genangan di wilayahnya,” tutup Idham.
