OnlineBekasi.com – Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengungkapkan, pihaknya masih mendalami soal kematian dua remaja yang jasadnya ditemukan di selokan yang di Jalan Raya Mustikajaya, Cimuning, Mustikajaya.
Dalam proses pendalaman yang dilakukan, ada satu pelaku yang disebut sebagai residivis.
“Kami masih mendalami peran masing-masing karena ada satu yang diduga sebagai penggerak dan yang bersangkutan merupakan residivis. Ini bukan kali pertama yang bersangkutan diamankan dalam kasus pidana,” kata Kusumo kepada wartawan dikutip Rabu (24/6/2026).
Sementara untuk tiga pelaku lain, sambung Kusumo, masih dimintai keterangan. Hal ini terus dilakukan karena ia menyebut pelaku memiliki peran yang berbeda.
Polisi juga memeriksa pelaku untuk mengungkap kronologi dan motif kejadian.
“Selain pelaku, kami juga menemukan barang bukti berupa senjata tajam yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Namun mengenai barang bukti masih belum disampaikan karena proses penyidikan,” jelas dia.
Ia menegaskan, pihaknya belum bisa menyimpulkan soal peristiwa tewasnya dua remaja tersebut.
Sebab, pihaknya juga masih mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti.
“Untuk sementara, dugaan yang mengarah lebih kuat adalah pengeroyokan, tetapi semuanya masih kami dalami,” ujarnya.
Polisi juga mengungkap bahwa para terduga pelaku terdiri dari orang dewasa dan anak yang berhadapan dengan hukum.
Sementara itu, kemungkinan adanya pelaku lain masih terus ditelusuri oleh penyidik.
“Saat ini fokus kami adalah melengkapi alat bukti dan mendalami keterlibatan masing-masing pelaku yang sudah diamankan,” pungkas Kusumo.
