Connect with us

Online Bekasi

Pemprov Jabar Salurkan Bantuan hingga Rp40 Juta untuk Warga Terdampak Kebakaran SPBE di Cimuning

News

Pemprov Jabar Salurkan Bantuan hingga Rp40 Juta untuk Warga Terdampak Kebakaran SPBE di Cimuning

OnlineBekasi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Kampung Pabuaran, RW 03, Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, Sabtu (12/9/2026).

Bantuan tersebut diberikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat kembali mendatangi warga terdampak.

Besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang dialami masing-masing warga.

Salah satu warga, Ningsih, mengatakan rumahnya mengalami kerusakan berat akibat kebakaran. Ia menerima bantuan sebesar Rp40 juta dari Pemprov Jabar.

“Kalo saya kan rumah yang terbakar karena yg terbakar cukup berat, saya 40 juta. Dari sumbangan Pemprov nya, kalo yang meninggal dan luka-luka 25 juta,” katanya, Sabtu.

Ningsih menjelaskan bantuan bagi warga yang rumahnya terbakar disalurkan melalui rekening Bank BJB.

Korban yang menerima kemudian dapat mengambil sendiri bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah dibikin dari Bank BJB kita dikasihnya seperti rekening. Jadinya lewat tabungan, nanti kita yang ambil sendiri. Karena beda sama yang lain, kalo luka-luka dan meninggal dunia itu cash, kalau kita dibikinnya kaya tabungan,” ucap dia.

Menurut Ningsih, bantuan tersebut sangat membantu keluarganya setelah rumah terbakar dan usaha kontrakan yang menjadi salah satu sumber penghasilan ikut terdampak.

“Rumah kita abis kebakar kan, kita dari usaha kontrakan juga kan gak ada pemasukan utk sehari2 kita ngandelin suami doang, kerja kan gak cukup buat sehari-hari, bantuan ini cukup2 kita terima kasih buat pak gubernur,” tutur Ningsih.

Sementara itu, Camat Mustikajaya Maka Nachrowi mengatakan bantuan diberikan berdasarkan hasil verifikasi terhadap kondisi bangunan yang terdampak.

Nilai bantuan yang diterima berbeda sesuai tingkat kerusakan masing-masing rumah.

“Karena sudah diverifikasi oleh Kantor Pajak Penilai Publik (KJPP) atas dasar itu, dari jumlah bangunan yang rusak, kemudian diverifikasi lagi oleh Jabar, dalam hal ini oleh dinas perkimtan jabar, sesuai dgn kondisi kerusakannya. Bangunan rumah tinggal ya,” jelas Maka.

Maka menyebut terdapat 43 bangunan yang terdampak, baik rumah maupun tempat usaha.

Sebagian warga telah menerima bantuan, sementara warga lainnya masih diusulkan untuk mendapatkan bantuan.

Ia mengatakan pemerintah daerah terus melakukan pendampingan terhadap warga terdampak, termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan pascakebakaran berjalan.

“Saya lakukan mediasi, fasilitasi, pertemuan dgn SPBE dan masyarakat, itu semua kita lakukan dan tentunya kami akan terus melakukan pendampingan sampai masyarakat terdampak dapat penggantian dari SPBE,” pungkasnya.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top