OnlineBekasi.com – Sebuah video yang memperlihatkan kondisi Pasar Babelan dipenuhi sampah alat kontraspesi dan celana dalam bekas beredar di jagat maya.
Dalam video yang diunggah, kondisi sampah itu berada di lantai dua pasar. Beberapa dari warganet lalu menyimpulkan bahwa Pasar Babelan kerap digunakan untuk aktivitas prostitusi.
Menanggapi video yang beredar, Petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) Pasar Babelan, Mintra Sunintra membantah komentar dari warganet.
“Tidak ada sama sekali (aktivitas prostitusi) dan sebagai Pamdal dan keamanan, kami sudah melarang keras siapa pun untuk berbuat hal seperti itu di wilayah pasar ini,” kata Mintra kepada wartawan di lokasi, Selasa.
Meski membantah adanya aktivitas prostitusi, namun ia mengaku pernah melihat ada orang yang diduga hendak bertransaksi.
Namun, ketika ditegur, warga tersebut langsung pergi.
“Entah di mana, saya tidak tahu. Kami tetap mengecam dan melarang tegas tindakan seperti itu,” kata dia.
Mengenai soal banyaknya sampah kontrasepsi, lanjut Mintra, ia mengaku bahwa ada beberapa kelompok anak jalanan yang sempat tidur di pasar.
Ia pun menduga, sampah kontrasepsi itu berasal dari anak-anak jalanan tersebut.
“Kalau pun benar ada yang ketahuan berbuat, anggota kami akan langsung kenakan sanksi pidana karena telah mengotori lingkungan pasar. Itu jelas mencoreng nama baik pedagang dan warga Pasar Babelan,” tegas dia.
