Connect with us

Online Bekasi

Percepat Penanganan Banjir, Pemkab Bekasi Kerahkan Seluruh Perangkat Daerah di Seluruh Kecamatan

News

Percepat Penanganan Banjir, Pemkab Bekasi Kerahkan Seluruh Perangkat Daerah di Seluruh Kecamatan

OnlineBekasi.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi (Pemkab) Bekasi menetapkan 16 tim Liason Office (LO) dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi guna mempercepat penanganan banjir.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan, selain mempercepat proses penanganan banjir, tim LO ini juga dibentuk guna proses penyaluran bantuan kebutuhan dasar masyarakat.

“Tim dibentuk untuk memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dan unsur terkait, sekaligus memastikan bantuan kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir dapat tersalurkan secara cepat dan tepat,” ujar Asep dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).

Asep menjelaskan, penetapan tim LO sudah tertuang dalam Surat Perintah Bupati Bekasi Nomor 300.2.1/598/BPBD/2026 yang ditetapkan pada 23 Januari 2026.

Dalam surat perintah tersebut, Tim LO ditugaskan saling berkoordinasi menyalurkan bantuan logistik antara lain paket sembako, makanan siap saji, air mineral, obat-obatan, selimut, pakaian, dan tikar yang disalurkan melalui pemerintah kecamatan setempat.

Selain itu, Tim LO juga bertugas membantu memberi informasi kejadian bencana banjir di Kabupaten Bekasi dengan dukungan data kebencanaan sebagai bahan analisis, koordinasi antarwilayah yang berbatasan, dan monitoring kesiapsiagaan bencana.

“Kami ingin setiap perkembangan di lapangan dapat dipantau secara langsung dan dilaporkan secara berkala kepada BPBD, sehingga langkah antisipasi maupun penanganan dapat segera dilakukan,” kata dia.

Adapun dalam lampiran surat perintah tersebut, Tim LO dibentuk di 16 kecamatan, yakni Muara Gembong, Babelan, Cabangbungin, Taruma Jaya, Tambun Utara, Tambun Selatan, Tambelang, Cibitung, Sukatani, Karang Bahagia, Cikarang Utara, Cikarang Timur, Sukawangi, Sukakarya, Pebayuran, dan Kedungwaringin.

“Pembentukan tim dilakukan dengan melibatkan lintas perangkat daerah, unsur keamanan, fasilitas kesehatan, BUMD, kawasan industri, serta dunia usaha,” pungkas Asep.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top