Connect with us

Online Bekasi

Pemkab Bekasi Usulkan Pemerintah Pusat Bangun Flyover dan Underpass di Perlintasan Kereta Lemahabang dan Telaga Asih

News

Pemkab Bekasi Usulkan Pemerintah Pusat Bangun Flyover dan Underpass di Perlintasan Kereta Lemahabang dan Telaga Asih

OnlineBekasi.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengusulkan pembangunan flyover dan underpass di dua titik perlintasan kereta api kepada pemerintah pusat mengatasi kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan lalu lintas.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan usulan diajukan karena perlintasan sebidang di Kabupaten Bekasi jadi titik kepadatan kendaraan, terutama pada jam sibuk.

“Ini sudah sejak lama dikeluhkan masyarakat, terutama di jam-jam sibuk seperti di perlintasan kereta Lemahabang,” ujar Asep dalam keterangannya dikutip Senin (11/5/2026).

Pemkab Bekasi mengusulkan pembangunan flyover di jalur Telaga Asih-Wanasari yang berada di antara Stasiun Cibitung dan Stasiun Metland Telaga Murni.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengajukan pembangunan underpass di Jalan KH Ma’mun Nawawi pada lintas Stasiun Cikarang-Stasiun Lemahabang.

Menurut Asep, peningkatan frekuensi perjalanan kereta api, terutama setelah pengembangan lintas Manggarai-Cikarang, membuat kebutuhan pembangunan perlintasan tidak sebidang semakin mendesak.

“Perjalanan kereta api semakin meningkat seiring operasional KRL dan pengembangan jalur kereta. Kondisi ini tentu harus diimbangi dengan penanganan perlintasan agar keselamatan dan kelancaran lalu lintas tetap terjaga,” kata dia.

Sebagai bentuk kesiapan, Pemerintah Kabupaten Bekasi mengklaim telah menyiapkan dokumen teknis pendukung, termasuk Detail Engineering Design (DED), agar proses pembangunan dapat segera ditindaklanjuti pemerintah pusat.

“Kami sudah menyiapkan dukungan teknis seperti Detail Engineering Design (DED) dan dokumen pendukung lainnya agar proses pembangunan bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Asep.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Agus Budiono mengatakan, dua titik itu diprioritaskan karena tingkat kemacetan yang tinggi setiap hari.

“Kemarin kami sudah sampaikan kepada Bappenas bagaimana kondisi di Kabupaten Bekasi. Tingkat kemacetan di dua titik tersebut memang luar biasa,” kata Agus.

Berdasarkan estimasi sementara, pembangunan underpass Lemahabang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp99 miliar, sedangkan flyover Telaga Asih mencapai sekitar Rp85 miliar.

“Perlintasan Lemahabang ini memang menjadi salah satu titik krusial karena menjadi penghubung jalan provinsi dan jalan nasional sehingga kepadatan kendaraan sangat tinggi, terutama saat kereta melintas,” ujar Agus.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top