Connect with us

Online Bekasi

Empat Maling Bersenjata Celurit Gasak Burung Peliharaan Warga di Tambun Utara

News

Empat Maling Bersenjata Celurit Gasak Burung Peliharaan Warga di Tambun Utara

OnlineBekasi.com – Aksi pencurian burung peliharaan terjadi di Kampung Karang Jaya, Kelurahan Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (24/6/2026) dini hari.

Dalam aksinya, pelaku diduga berjumlah empat orang dan membawa senjata tajam jenis celurit.

Adik ipar korban, Muhammad Rayhan Naufal, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.35 WIB saat seluruh penghuni rumah sedang tertidur.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas, para pelaku datang menggunakan dua sepeda motor tanpa pelat nomor.

“Sebelum beraksi mereka sempat melintas di depan rumah untuk melihat situasi. Setelah itu mereka kembali lagi dan berhenti tidak jauh dari lokasi,” kata Rayhan, Rabu (24/6/2026).

Rayhan menjelaskan, dua orang pelaku turun dari sepeda motor untuk menjalankan aksi pencurian, sementara dua lainnya tetap berada di atas kendaraan dan diduga bertugas mengawasi kondisi sekitar.

Dari rekaman CCTV, dua pelaku yang turun terlihat membawa celurit. Keduanya kemudian masuk ke area rumah dan mengambil sangkar burung yang berada di halaman.

“Dua pelaku turun sambil membawa celurit, sedangkan dua lainnya berjaga di atas motor. Mereka saling menggendong untuk mengambil sangkar burung yang ada di dalam halaman rumah,” ujarnya.

Setelah berhasil membawa burung peliharaan milik korban, para pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor yang telah disiapkan.

Seluruh aksi berlangsung dalam waktu singkat.

Menurut Rayhan, pihak keluarga tidak dapat mengenali identitas para pelaku karena seluruhnya menggunakan masker saat beraksi.

Ia juga menyebut pencurian burung bukan pertama kali terjadi di lingkungan tersebut.

Sebelumnya, kata dia, sempat terjadi percobaan pencurian serupa yang juga terekam kamera pengawas.

Namun saat itu pelaku gagal karena tidak menemukan burung di dalam sangkar yang menjadi sasaran.

“Kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi. Pernah juga terekam CCTV, tetapi waktu itu pelaku tidak berhasil karena sangkarnya kosong,” kata Rayhan.

Meski mengalami kerugian, korban memutuskan tidak membuat laporan ke kepolisian.

Keluarga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan warga sekitar dapat lebih waspada terhadap aksi pencurian yang terjadi pada dini hari.

“Kami hanya berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, baik kepada keluarga kami maupun warga lainnya,” pungkasnya.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top