OnlineBekasi.com – Meikarta menawarkan pilihan hunian di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, dengan cicilan mulai sekitar Rp1,7 jutaan per bulan yang tetap atau flat hingga lunas.
Penawaran tersebut menyasar masyarakat yang tengah mencari hunian di kawasan penyangga Jakarta, khususnya mereka yang bekerja dan beraktivitas di wilayah Cikarang dan sekitarnya.
Presiden Direktur PT Mahkota Sentosa Utama, pengembang Meikarta Indra Azwar mengatakan, lokasi menjadi salah satu pertimbangan penting masyarakat dalam menentukan hunian, selain harga dan kemampuan membayar cicilan.
“Lokasi, akses menuju tempat kerja, serta kemampuan mengelola cicilan dalam jangka panjang juga menjadi faktor penting. Karena itu, kami melihat hunian di Koridor Timur Jakarta semakin relevan bagi masyarakat,” ujar Indra dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, perkembangan kawasan industri dan pusat ekonomi di Cikarang membuat kebutuhan hunian yang berdekatan dengan tempat kerja semakin relevan.
Minat terhadap hunian di kawasan Bekasi turut dipengaruhi oleh semakin terbatasnya pilihan rumah dengan harga terjangkau di Jakarta.
Riset Indonesia Property Watch yang dirilis awal 2026 menunjukkan Bekasi menjadi salah satu kota yang banyak diminati pencari hunian sepanjang 2025.
Sementara itu, analisis 123 PropInsight berdasarkan enquiry aktual di platform Rumah123 selama April 2025-Juni 2026 menunjukkan adanya permintaan hunian di Bekasi dari pekerja kawasan industri, terutama di Cikarang-Cibitung, serta masyarakat yang bekerja sebagai komuter menuju Jakarta.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Meikarta menawarkan skema cicilan mulai sekitar Rp1,7 jutaan per bulan dengan nominal yang tetap hingga lunas.
Skema tersebut dinilai dapat memberikan kepastian bagi calon pembeli dalam memperkirakan pengeluaran rumah tangga dalam jangka panjang.
Namun, besaran cicilan masing-masing konsumen tetap menyesuaikan dengan unit yang dipilih, uang muka, tenor, serta hasil evaluasi dan persetujuan pembiayaan.
“Cicilan yan dimulai sekitar Rp1,7 jutaan yang flat hingga lunas diharapkan dapat membuat perencanaan kepemilikan hunian menjadi lebih terukur,” kata Indra.
Cikarang sendiri merupakan salah satu kawasan utama di Koridor Timur Jakarta dengan konsentrasi aktivitas industri dan ekonomi yang tinggi.
Kondisi tersebut turut menciptakan kebutuhan hunian bagi pekerja yang beraktivitas di kawasan industri maupun wilayah sekitarnya.
Indra mengatakan keputusan memiliki hunian pada akhirnya tidak hanya berkaitan dengan pembelian sebuah unit, tetapi juga dengan pertimbangan tempat tinggal untuk jangka panjang.
“Karena itu, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki hunian yang dekat dengan pusat aktivitas ekonomi melalui skema cicilan yang lebih mudah direncanakan,” tuturnya.
