OnlineBekasi.com – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Jenderal Sudirman, Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi mengalami kerusakan setelah bagian konstruksinya tersangkut excavator yang diangkut sebuah truk kontainer.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Tidak ada korban dalam kejadian itu, namun kerusakan JPO diperkirakan menimbulkan kerugian hingga Rp750 juta.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Iptu Rojali mengatakan, truk kontainer UD Truck bernomor polisi B 9477 UEJ saat itu melaju dari arah Jakarta menuju Bekasi.
Truk tersebut membawa satu unit excavator sebagai muatan. Ketika melintas di bawah JPO yang berada di depan Grand Mall Bekasi, bagian excavator tersangkut konstruksi jembatan.
“Tidak ada korban, hanya saja kerusakan terjadi dengan membuat kerugian perkiraan sekira Rp750 juta,” kata Rojali, Kamis (1/10/2026).
Benturan tersebut membuat sejumlah bagian konstruksi JPO mengalami kerusakan. Kondisi jembatan kemudian terlihat cukup mengkhawatirkan saat dipantau pada Kamis pagi.
Bagian konstruksi JPO tampak bengkok. Sejumlah pondasi terlihat miring hingga terangkat dari permukaan jalan.
Baut-baut yang diduga berasal dari bagian pengait konstruksi juga terlihat berserakan di sekitar lokasi.
Kerusakan tersebut membuat JPO untuk sementara terlihat tidak memungkinkan digunakan oleh pejalan kaki.
Warga sekitar turut mengkhawatirkan kondisi jembatan yang rusak tersebut. Salah seorang warga, Wahyu (48), menilai JPO sebaiknya segera mendapat penanganan agar tidak membahayakan masyarakat.
“Kalau untuk lewat JPO tidak bisa, karena kan jebol itu, ngeri ambruk juga,” ujar Wahyu di lokasi.
Menurut Wahyu, kendaraan berukuran besar kerap melintas di kawasan tersebut pada malam hari.
Karena itu, ia mengusulkan agar JPO dibongkar apabila kondisinya dinilai sudah tidak aman.
“Kalau untuk kondisi seperti itu mah lebih baik, kan sudah pernah terjadi dulu, dicopot aja karena bahaya juga sering lewat mobil besar seperti ini kalau malam,” katanya.
