OnlineBekasi.com – Seorang pria bernama Fendy (41) melapor ke polisi usai dirinya mengaku dikeroyok anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi berinisial NY di suatu restoran di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Fendy bercerita, kejadian itu terjadi pada 29 Oktober 2025 lalu. Saat itu, korban dan pelaku berada di satu lokasi yang sama.
“Teman-teman saya mau pulang duluan. Nah, saya mengantar teman saya ke depan,” kata Fendy kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).
Di saat mengantar ke depan restoran, sopir NY menatap ke korban. Setelah kembali masuk ke dalam, sopir dari NY terus menatap korban.
Merasa terancam, korban lalu menanyakan maksud dari tatap tersebut ke NY.
“NY langsung lari ke meja saya bareng teman-temannya. Mereka datang ke tempat saya nanya ‘apa kamu nantang saya?’ terus saya jawab ‘enggak, pak’. Saya cuma tanya, baru ngomong begitu, saya langsung dipukuli,” ucap dia.
Akibatnya, korban babak belur. Ia lalu berhasil diselamatkan usai perkelahian itu dilerai oleh petugas keamanan restoran.
“Ada tiga orang bersama dengan pelayan yang halangi mereka. Saya ditarik ke dapur dan ternyata di dapur itu ada jalan keluar. Saya dibawa ke musala, disembunyiin di situ,” kata Fendy.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Metro Bekasi Kombes Mustofa memastikan, kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh NY sedang berjalan.
“Enam saksi yang ada di tkp kami periksa. Kami sementara masih mencoba melengkapi beberapa petunjuk dan alat bukti yang ada di tkp,” kata Mustofa.
Selain saksi-saksi, polisi juga sedang menelusuri rekaman CCTV di lokasi kejadian.
Mustofa memastikan, proses hukum terus berlanjut dan menegaskan bahwa semua pihak sama di mata hukum.
“Apakah dia (terlapor NY) anggota dewan atau enggak, semua sama di muka hukum. Proses penyelidikan akan saya jalankan,” tegas dia.
