OnlineBekasi.com – Assyifa Mulandar, salah satu korban kebakaran di gedung Terra Drone, sempat menyampaikan permintaan maaf kepada keluarganya sebelum meninggal.
Hal tersebut diungkapkan oleh Alfito (15), adik Assyifa, saat ditemui di kediamannya di RT 04 RW 49, Cluster Sanur, Grand Pondok Ungu, Kecamatan Babelan, Rabu (10/12/2025).
“Jam 12.45 WIB, kakak saya minta maaf dan berpamitan,” kata Alfito.
Setelah itu, ibu Assyifa meminta korban untuk mengabari anggota keluarga lainnya.
Namun, ponsel Assyifa kemudian tidak aktif dan tidak ada balasan pesan dari korban.
“Setelah itu sudah tidak bisa dihubungi. Komunikasi terakhir hanya lewat telepon dengan mama saya,” tambah Alfito.
Informasi tentang meninggalnya Assyifa diketahui keluarga melalui pemberitaan di media massa.
Keluarga besar kemudian mendatangi RS Polri Kramatjati untuk memastikan keberadaan jenazah.
Alfito menduga kakaknya meninggal akibat kekurangan oksigen.
Dugaan ini diperkuat dengan kondisi jenazah yang diterima keluarga, yang menunjukkan bekas abu di hidung dan mulut.
Assyifa Mulandar merupakan salah satu dari 22 korban kebakaran di gedung Terra Drone, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).
Kebakaran dipicu oleh ledakan baterai drone di lantai 1 gedung. Dari total korban, 15 perempuan dan 7 laki-laki meninggal dalam musibah tersebut.
