OnlineBekasi.com – Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan gerakan belanja bagi aparatur sipil negara (ASN) di pasar tradisional sebagai upaya mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Program yang diberi nama Gebrak Pasar atau Gerakan Belanja Kembali ke Pasar itu diperkenalkan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat apel rutin di Plaza Pemkot Bekasi, Kecamatan Bekasi Selatan, Senin (28/9/2026).
Tri mengatakan, ASN akan diarahkan untuk memanfaatkan momentum awal bulan dengan berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar tradisional.
Menurutnya, kebiasaan belanja tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan para ASN, tetapi juga memberikan dampak terhadap perputaran uang di pasar.
“Ya, jadi Gebrak Pasar, gerakan belanja kembali ke pasar. Jadi kami inisiasi karena itu kan pada saat setiap bulan di tanggal muda,” ujar Tri, Senin.
Tri memperkirakan sekitar 1.500 ASN dapat terlibat dalam program tersebut. Dengan asumsi setiap ASN membelanjakan rata-rata Rp100 ribu, transaksi yang tercipta dalam satu hari berpotensi mencapai sekitar Rp150 juta.
“Kalau belanjanya rata-rata Rp100.000, kemudian nanti mungkin yang datang hampir 1.500 orang, ya lumayan hampir Rp150 jutaan uang yang beredar pada hari itu,” katanya.
Ia berharap aktivitas tersebut dapat membantu meningkatkan transaksi sekaligus menghidupkan kembali kegiatan perdagangan di pasar tradisional.
Pemkot Bekasi juga menyiapkan mekanisme untuk memantau keterlibatan ASN dalam program tersebut.
ASN yang berbelanja di pasar nantinya diminta memotret struk atau bukti transaksi. Dokumentasi tersebut kemudian dikirimkan melalui sistem pelaporan yang disiapkan pemerintah daerah.
“Pelaporannya nanti struk, hasil belanjanya difotoin nanti dikirim. Kalau itu mah sistem lah ya,” kata Tri.
