Connect with us

Online Bekasi

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkot Bekasi Siapkan Dapur Umum dan Pompa Lumpur di Titik Rawan Bencana Alam

News

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkot Bekasi Siapkan Dapur Umum dan Pompa Lumpur di Titik Rawan Bencana Alam

OnlineBekasi.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memastikan telah siap untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi hingga April 2026.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pihaknya telah menggelar apel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Basarnas, BNPB, BPBD, Damkar, PMI, Dinas Kesehatan.

Dalam apel itu, ia memastika telah menyiapkan sarana dapur umum hingga pompa lumpur apabila bencana alam terjadi.

“Kami menyiapkan dapur umum lengkap dengan fasilitas dan personelnya, juga pompa submersible serta pompa lumpur untuk mengurangi genangan air,” kata Tri seusai apel, Kamis (23/10/2025).

Selain itu, pihaknya juga terus memantau pintu air dan menyiapkan seluruh peralatan untuk antisipasi cuaca ekstrem.

Simulasi evaluasi juga dilakukan untuk memetakan titik-titik rawan bencana, terutama di sekitar Kali Bekasi yang disebut masih menjadi perhatian serius.

Tri menambahkan, Pemkot Bekasi juga telah berkoordinasi dengan rumah sakit dan layanan ambulans agar penanganan darurat dapat berjalan cepat ketika bencana terjadi.

“Kami ingin semua pihak tahu perannya masing-masing, sehingga kalau nanti bencana benar-benar terjadi, semua sudah siap bergerak tanpa kebingungan,” ujarnya.

Sebagai informasi, status siaga darurat bencana di Kota Bekasi sendiri telah ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 300.2.1/Kep.627-BPBD/X/2025, yang berlaku mulai 3 Oktober 2025 hingga 30 April 2026.

Penetapan ini mempertimbangkan belum maksimalnya normalisasi Kali Bekasi serta tingginya curah hujan hingga awal tahun depan.

Di sisi lain, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi Priadi Santoso mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang sulit diprediksi.

“Warga harus adaptif menghadapi cuaca ekstrem, hindari aktivitas berat saat panas terik, minum cukup air, dan jangan membuang sampah ke saluran air atau sungai,” tutup Priadi.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top