Connect with us

Online Bekasi

Minim Lapangan Layak, Titik Main Bekasi Bangun Arena Basket dan Padel untuk Cetak Atlet Muda

Olahraga

Minim Lapangan Layak, Titik Main Bekasi Bangun Arena Basket dan Padel untuk Cetak Atlet Muda

OnlineBekasi.com – Keterbatasan fasilitas olahraga yang layak, khususnya lapangan basket di Kota Bekasi, mendorong hadirnya arena basket dan padel di kawasan Titik Main sebagai sarana pembinaan atlet usia dini.

Founder Titik Main, Mizan Arifien, mengatakan pembangunan fasilitas ini berangkat dari minimnya lapangan basket yang memenuhi standar di Bekasi.

“Kalau dilihat, Kota Bekasi yang proper itu bisa dihitung pakai jari. Jadi kita coba bangun lapangan basket untuk membina khususnya anak-anak muda yang dalam usia pembinaan,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Selain lapangan basket, pihaknya juga menghadirkan arena padel yang saat ini tengah berkembang, serta menyiapkan mini sport clinic sebagai fasilitas pendukung untuk menunjang aspek non-teknis para atlet.

Dari sisi pembinaan, fasilitas yang terletak di Jalan Raya Pekayon, Bekasi Selatan ini memiliki segmentasi berbeda. Untuk basket, pembinaan dilakukan melalui Klub Indonesia Muda Bekasi yang saat ini memiliki sekitar 400 hingga 500 anggota berusia 6 sampai 18 tahun.

Sementara untuk padel, pembinaan dilakukan melalui Akademi Padel yang menyasar kelompok usia muda, mulai dari 6 hingga 14 tahun.

“Padel kita baru bangun akademi. Harapannya padel juga bisa menjadi olahraga prestasi di Kota Bekasi,” kata Mizan.

Mizan menuturkan, basket Indonesia Muda Bekasi sendiri telah aktif sejak 2021 dan mencatat sejumlah prestasi, antara lain juara umum dalam ajang Wali Kota Cup dan Perbasi Cup Kota Bekasi. Beberapa atlet binaan bahkan sampai tingkat nasional.

Dalam hal pelatih, pembinaan basket didukung oleh jaringan Indonesia Muda yang telah berdiri sejak 1958. Sementara untuk padel, pelatih dikembangkan melalui sertifikasi lembaga internasional, seiring masih terbatasnya sumber daya di cabang olahraga tersebut.

“Kalau padel memang belum banyak, tapi sekarang sudah ada pelatih yang mengikuti sertifikasi internasional dan itu kita berdayakan untuk pembinaan,” jelasnya.

Mizan menyebut, fasilitas ini juga disiapkan untuk mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan, termasuk membuka peluang menuju level yang lebih tinggi.

“Kita sangat siap, karena lapangan ini memang disiapkan untuk pembinaan junior. Mulai dari umur 8 tahun dan kita bangun ekosistemnya secara menyeluruh,” katanya.

Ke depan, lokasi ini juga direncanakan menjadi sekretariat Persatuan Padel Seluruh Indonesia (PBPI) sekaligus pusat pengembangan padel, mencakup pembinaan atlet, pelatih, hingga perwasitan.

“Harapannya dari sini bisa lahir atlet-atlet baru yang bisa berprestasi, tidak hanya di tingkat daerah tapi juga nasional bahkan internasional,” pungkasnya.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top