Connect with us

Online Bekasi

Pemkot Bekasi Tunda Groundbreaking PSEL di Bantargebang Usai Terkendala Pematangan Lahan

News

Pemkot Bekasi Tunda Groundbreaking PSEL di Bantargebang Usai Terkendala Pematangan Lahan

OnlineBekasi.com – Pemerintah Kota Bekasi menunda pelaksanaan groundbreaking proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bantargebang yang awalnya direncanakan berlangsung pada awal Juli 2026.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Kiswatiningsih mengungkapkan, alasannya karena lokasi pembangunan proyek belum sepenuhnya memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan pemerintah pusat dan pihak pengelola.

Menurut dia, lahan seluas 4,9 hektare yang disiapkan untuk proyek tersebut harus terlebih dahulu ditinggikan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Pihak Kemenko Pangan menegaskan bahwa seluruh area lahan seluas 4,9 hektare harus diselesaikan pengurukannya dengan ketinggian selaras permukaan jalan,” kata Kiswatiningsih dikutip Selasa (14/7/2026).

Saat ini, pengurukan tahap pertama baru mencakup area seluas 2,2 hektare dengan dukungan anggaran sekitar Rp10 miliar.

Ia menjelaskan bahwa meski sebagian lahan telah tertutup material urukan, ketinggiannya masih belum sesuai dengan kebutuhan pembangunan fasilitas PSEL.

Karena itu, Pemkot Bekasi kini mempercepat persiapan pengurukan tahap kedua yang telah dianggarkan melalui APBD Perubahan.

“Kami bergerak cepat melakukan percepatan pengalokasian anggaran dan mempercepat pelaksanaan pengurukan tahap kedua agar pematangan lahan dapat segera diselesaikan,” ujar dia.

Lebih lanjut, dia juga menjelaskan bahwa pembahasan mengenai jadwal peletakan batu pertama masih dilakukan bersama pemerintah pusat dengan mempertimbangkan perkembangan di lapangan.

Kendati demikian, penyesuaian jadwal groundbreaking tidak akan mengubah komitmen pemerintah daerah dalam mendukung proyek yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

“Masih dibahas di tingkat Kemenko Pangan dengan mempertimbangkan progres Kota Bekasi dan Bogor Raya,” kata dia.

Sebagai informasi, PSEL di Kota Bekasi merupakan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik yang dirancang untuk membantu mengurangi beban pengelolaan sampah di wilayah tersebut.

Sebagai bagian dari persiapan proyek, Pemkot Bekasi bersama DPRD Kota Bekasi dan perwakilan masyarakat Bantargebang sebelumnya melakukan kunjungan ke fasilitas pengolahan sampah milik Wangneng Environment di Huzhou, Tiongkok.

Kunjungan itu dilakukan guna mempelajari teknologi waste to energy yang akan diterapkan dalam proyek PSEL Kota Bekasi, mulai dari proses penerimaan sampah, pengolahan, pengendalian emisi, hingga konversi menjadi energi listrik.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top