Connect with us

Online Bekasi

Tanpa Bantuan Keuangan Provinsi, Porprov Jabar 2026 Terapkan Skema Tuan Rumah Pendamping

Olahraga

Tanpa Bantuan Keuangan Provinsi, Porprov Jabar 2026 Terapkan Skema Tuan Rumah Pendamping

OnlineBekasi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerapkan skema tuan rumah pendamping dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Kebijakan itu dilakukan karena pada pelaksanaan Porprov kali ini tidak tersedia bantuan keuangan provinsi untuk pembangunan maupun rehabilitasi venue olahraga.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat Hery Antasari mengatakan, kondisi keuangan daerah membuat pemerintah provinsi memprioritaskan anggaran untuk program lain, termasuk pembangunan infrastruktur jalan.

“Tahun ini tidak ada bantuan keuangan karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang fokus pada program prioritas lain, termasuk pembenahan jalan,” kata Hery saat meninjau kesiapan Porprov Jabar 2026 di Kota Bekasi, Rabu (8/7/2026).

Sebagai solusi, kata Hery, pemerintah provinsi melibatkan sejumlah daerah sebagai tuan rumah pendamping.

Skema itu memungkinkan cabang olahraga yang belum memiliki venue di daerah tuan rumah utama dipertandingkan di wilayah lain yang telah memiliki fasilitas memadai.

Menurut dia, Kota Bekasi yang menjadi salah satu tuan rumah utama akan didukung sejumlah daerah lain seperti Kota Bandung, Kabupaten Bogor, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sumedang hingga Provinsi Banten.

Secara keseluruhan terdapat 14 kabupaten dan kota yang terlibat dalam penyelenggaraan Porprov 2026.

“Kalau ada cabang olahraga yang venue-nya tidak tersedia di Kota Bekasi, maka akan dilaksanakan di daerah pendamping. Jadi tidak perlu membangun fasilitas baru,” ujar Hery.

Ia menilai pendekatan tersebut lebih efektif dibanding membangun venue baru yang belum tentu dimanfaatkan secara optimal setelah ajang olahraga selesai digelar.

“Selama ini salah satu persoalan adalah venue yang dibangun khusus untuk multi-event terkadang setelah selesai justru menjadi beban daerah. Dengan sistem ini, fasilitas yang sudah ada bisa dimaksimalkan,” kata dia.

Selain dinilai lebih efisien, Hery menyebut skema tuan rumah pendamping juga membuat manfaat ekonomi penyelenggaraan Porprov dapat dirasakan lebih luas oleh daerah lain.

“Manfaatnya bisa lebih merata. Bukan hanya dirasakan tuan rumah utama, tetapi juga daerah pendamping yang menjadi lokasi pertandingan,” ujarnya.

Meski tanpa bantuan keuangan provinsi, Hery menilai persiapan Kota Bekasi sebagai salah satu tuan rumah utama berjalan sesuai rencana.

Berdasarkan hasil peninjauan bersama Komisi V DPRD Jawa Barat, sebagian besar venue pertandingan telah siap digunakan.

Ia pun memberi apresiasi terkait komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mempersiapkan pelaksanaan Porprov 2026, termasuk dari sisi penganggaran yang dinilai relatif tidak mengalami kendala berarti.

“Saya kira sampai saat ini Kota Bekasi menjadi salah satu daerah yang paling siap untuk penyelenggaraan Porprov 2026,” ujar Hery.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top