Onlinebekasi – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menemukan banjir yang bukan disebabkan faktor alam saat berkunjung ke daerah Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
KDM menduga banjir yang melanda perumahan Gede Satu Permai akibat kesengajaan karena kelalaian pelaksana proyek polder di wilayah tersebut.
“Ternyata banjir di sini bukan karena luapan air sungai (alami), tetapi luapan air sungainya karena disengaja, yaitu karena lagi bikin turap pengatur air dari perumahan-perumahan ke sungai, benteng sungainya dijebol,” kata KDM dalam unggahan video di akun Instagramnya, Rabu (9/7).
KDM menduga kontraktor pelaksana proyek itu teledor dan tidak memperhitungkan dengan matang soal potensi hujan deras.
“Jadi ini banjir yang disengaja. Karena kontraktor pelaksana teknisnya, pekerjaan pembuatan polder ini kayanya gak ahli deh nanganin yang beginan. Perhitungan gak tepat, bisa jadi dia hitungannya gak ada hujan. Ini tidak sesuai SOP,” ujar KDM.
KDM pun langsung meminta Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang untuk mengatasi permasalahan tersebut.
“Pak Bupati Kabupaten Bekasi, segera lakukan langkah-langkah terhadap pengerjaan teknis (turap) ini,” ujar KDM. (dpr)
