Connect with us

Online Bekasi

KPAD Buka Aduan Dugaan Perundungan Anak di Sekolah yang Ada di Rawalumbu

News

KPAD Buka Aduan Dugaan Perundungan Anak di Sekolah yang Ada di Rawalumbu

OnlineBekasi.com – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi membuka ruang bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan kekerasan lain yang terjadi di sekolah yang ada di wilayah Rawalumbu, Kota Bekasi.

Ketua KPAD Kota Bekasi Novrian mengatakan, pihaknya menerima informasi mengenai dugaan kejadian lain yang beredar di media sosial. Informasi tersebut akan menjadi bahan bagi KPAD untuk menelusuri persoalan secara lebih menyeluruh.

“Kalau memang ada, ya mari laporkan ke kami KPAD, sehingga kami bisa menginvestigasi sebenarnya peristiwa ini, apakah memang ada peristiwa yang mungkin terkait juga dengan manajemen sekolah,” kata Novrian, Selasa (29/9/2026).

Menurut Novrian, setiap informasi yang diterima dapat menjadi bahan dalam proses penelusuran, termasuk informasi mengenai dugaan kekerasan yang disebut pernah terjadi sebelumnya.

“Informasi sekecil apa pun bagi kita penting sebenarnya dalam kita mau melakukan investigasi penanganan kasus,” ujarnya.

KPAD juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk membahas langkah penanganan kasus tersebut secara menyeluruh.

Pertemuan dengan Disdik dijadwalkan dilakukan untuk mencari formulasi penanganan dan pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Novrian mengatakan, KPAD tidak ingin persoalan tersebut hanya dilihat sebagai satu kasus.

Pihaknya juga akan melihat bagaimana sistem dan manajemen sekolah merespons ketika terjadi dugaan kekerasan terhadap siswa.

Ia menyebut KPAD nantinya dapat memberikan rekomendasi kepada pihak terkait apabila dari hasil penelusuran ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki, baik secara administratif maupun teknis.

“Kalau memang ada, mari laporkan ke KPAD. Informasi itu akan kami investigasi untuk melihat apakah ada peristiwa lain yang berkaitan dengan manajemen sekolah,” ucap dia.

Sebelumnya, keluarga KAAZ mengungkap dugaan kekerasan yang dialami korban.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

Polisi telah melakukan visum terhadap korban serta berencana meminta keterangan sejumlah saksi untuk mendalami laporan tersebut.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top