OnlineBekasi.com – Seorang bocah perempuan berinisial A (9) mengalami luka di bagian dada setelah diduga terkena peluru nyasar saat berada di dekat rumahnya di Kampung Lubang Buaya, Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Minggu, 5 Juli 2026.
Nenek korban, Sino (63), mengatakan cucunya saat itu sedang duduk di sekitar rumah ketika terdengar suara letusan. Tidak lama berselang, korban mengeluh kesakitan sambil memegangi bagian dada.
“Sebelum kejadian ada suara letusan. Setelah itu dia jalan mau bilang ke ibunya. Begitu jalan, dia langsung jatuh tertelungkup lalu pingsan,” kata Sino kepada wartawan, Selasa.
Melihat kondisi anaknya, ibu korban segera membawanya ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, fasilitas kesehatan tersebut tidak sanggup menangani kondisi korban sehingga dirujuk ke rumah sakit.
Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hermina. Setelah menjalani pemeriksaan, korban kembali dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, untuk menjalani tindakan operasi.
“Dibawa ke Rumah Sakit Hermina ternyata juga tidak sanggup. Dari Rumah Sakit Hermina dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati untuk dioperasi,” ujar Sino.
Menurut dia, kondisi korban saat ini telah sadar dan menjalani pemulihan setelah operasi. Keluarga belum mengetahui secara pasti jenis proyektil yang bersarang di tubuh korban.
Sementara itu, Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah mengatakan polisi masih menyelidiki sumber proyektil yang mengenai korban. Berdasarkan hasil penanganan medis, proyektil berhasil dikeluarkan dari tubuh korban.
“Dari hasil operasi, proyektil berhasil diangkat dan diduga merupakan peluru dari senapan angin,” kata Usep.
Ia mengatakan personel Polsek Setu bersama Satreskrim Polres Metro Bekasi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan keterangan warga di sekitar lokasi.
“Saat ini Polsek Setu dan Satreskrim Polres Metro Bekasi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal peluru tersebut,” ujar Usep.
