Connect with us

Online Bekasi

Pedagang Pasar Baru Bekasi Keluhkan Akses Menuju Rooftop, Tri Siapkan Eskalator

News

Pedagang Pasar Baru Bekasi Keluhkan Akses Menuju Rooftop, Tri Siapkan Eskalator

OnlineBekasi.com – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menerima sejumlah keluhan dari pedagang yang direlokasi ke Rooftop 1 Pasar Baru Bekasi.

Keluhan tersebut didominasi persoalan akses menuju area rooftop yang dinilai masih menyulitkan pembeli, terutama lansia dan penyandang disabilitas.

Tri mengatakan sebanyak 216 pedagang kini telah menempati Rooftop 1 dari sekitar 300 pedagang yang sebelumnya berjualan di sepanjang Jalan Ir H Juanda.

Sementara sisanya diketahui telah berpindah ke lokasi lain atau memiliki tempat usaha sendiri.

“Dari 300 pedagang yang kemarin, ini kurang lebih sudah ada 216, yang sisanya mungkin dia sudah punya tempat, atau dia berpindah di tempat yang lain, tapi yang jelas hari ini sudah ada 216 yang terdapat di atas (rooftop),” kata Tri saat meninjau lokasi, Selasa (21/7/2026).

Selain persoalan akses, pedagang juga meminta adanya penutup atap untuk melindungi area berjualan dari panas matahari dan hujan.

Menanggapi hal tersebut, Tri mengaku telah meminta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi menyiapkan pembangunan awning di area rooftop.

“Sekilas tadi ada permintaan bahwa dibuatkan awning, saya sudah perintahkan Disperkimtan Kota Bekasi untuk mempersiapkan langkah-langkah,” ujarnya.

Untuk mempermudah akses pengunjung, Pemkot Bekasi juga berencana menyediakan eskalator menuju Rooftop 1.

Fasilitas itu diharapkan dapat membantu lansia, penyandang disabilitas, maupun pedagang yang membawa barang dagangan.

“Ya, saya lihat-dengar katanya perlu ada tangga atau eskalator, saya kira bukan sesuatu yang mahal. Eskalator sekarang bisa pakai eskalator rumahan. Nanti kami coba juga,” katanya.

Meski demikian, Tri menyebut pembangunan awning maupun eskalator tidak dapat direalisasikan dalam waktu dekat karena masih membutuhkan proses perencanaan dan pendanaan.

Pemkot Bekasi akan mengupayakan realisasinya secara bertahap, termasuk melalui dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Selain Rooftop 1, Pemkot Bekasi juga menyiapkan Rooftop 2 untuk menampung pedagang yang belum direlokasi dari kawasan Pasar Baru.

Namun, sebelum digunakan, pemerintah akan terlebih dahulu mengkaji kekuatan struktur bangunan untuk memastikan keamanan lokasi tersebut.

Sementara itu, pedagang sayur Pasar Baru Bekasi, Arief, mengaku mendukung kebijakan relokasi yang dilakukan pemerintah.

Meski demikian, ia berharap fasilitas di lokasi baru terus dibenahi agar aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih optimal.

“Kami ngikutin apa yang sudah dilakukan pemerintah dan setelah diikuti kemauan pemerintah untuk pindah ke rooftop ini kami sih minta kelayakan dari tempatnya, fasilitasnya,” ujar Arief.

Menurut Arief, akses menuju Rooftop 1 masih menjadi kendala utama yang berdampak pada jumlah pembeli.

Banyak masyarakat yang belum mengetahui lokasi baru pedagang, sehingga aktivitas jual beli belum seramai saat mereka berjualan di pinggir Jalan Ir H Juanda.

“Itu ada perbedaan yang ramai beli sekarang jadi sepi itu karena aksesnya. Lalu mungkin juga banyak yang belum tahu lokasi di sini,” tutup Arief.

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top