OnlineBekasi.com – Seorang pria berinisial TW (54) menjadi korban penyiraman air keras saat pulang dari salat subuh di kawasan Perumahan Bumi Sani, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (30/3/2026).
Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuriyanti, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Polisi telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Reskrim Polres Metro Bekasi.
“Sudah monitor. Kami sudah lakukan olah TKP bersama pihak Reskrim Polres Metro Bekasi,” ujar Wuriyanti kepada wartawan, Senin malam.
Meski demikian, pihak kepolisian belum merinci kronologi kejadian maupun motif di balik aksi penyiraman tersebut.
Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.
“Mohon doanya semoga kasus ini segera terungkap,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua RT setempat, Mastuki, mengungkapkan bahwa kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya di wilayah tersebut.
Ia menyebut, pada Oktober 2025 lalu, aksi penyiraman air keras juga sempat terjadi, namun menyasar sebuah mobil.
“Penyiraman waktu itu mobil Fortuner, tapi bukan milik korban,” kata Mastuki.
Ia menambahkan, saat itu korban telah diarahkan untuk melapor ke pihak kepolisian, namun perkembangan kasus tersebut tidak diketahui lebih lanjut.
