Connect with us

Online Bekasi

Tri Adhianto Tunggu Hasil Penyidikan untuk Evaluasi Lokasi Kecelakaan Maut Truk Molen

News

Tri Adhianto Tunggu Hasil Penyidikan untuk Evaluasi Lokasi Kecelakaan Maut Truk Molen

OnlineBekasi.com – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto berencana mengevaluasi secara menyeluruh lokasi kecelakaan maut truk molen yang menewaskan enam orang di Jalan Cut Mutia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Evaluasi itu nantinya dilakukan setelah kepolisian merilis hasil penyidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Menurutnya, sejumlah aspek perlu dikaji, mulai dari kondisi kendaraan, kemungkinan kelalaian pengemudi, hingga desain jalan dan penempatan halte di sekitar lokasi kejadian.

“Apakah memang faktor kendaraannya, atau memang ada kelalaian dari pengemudi. Atau memang desainnya, desain jalan, termasuk di dalamnya ada desain terkait dengan penempatan haltenya, jadi bisa diketahui,” kata Tri, Rabu (4/11/2026).

Ia menambahkan, evaluasi juga perlu memperhitungkan faktor lain, seperti kondisi cuaca dan penerangan jalan. Hasil kajian secara menyeluruh nantinya menjadi dasar pemerintah menentukan langkah pencegahan.

“Jadi harus kemudian nanti setelah komprehensif, lalu kami tentu bisa mengambil langkah-langkah yang terkait dengan apa yang harus dilakukan,” jelasnya.

Sebelumnya, keberadaan halte di Jalan Cut Mutia, tepatnya di depan Universitas Bina Sarana Informatika (BSI), turut menjadi perhatian setelah kecelakaan maut tersebut.

Kasubdit Tatib Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Mario Christy mengatakan, posisi halte akan dikaji kembali dengan mempertimbangkan kondisi jalan di sekitarnya.

Meski memiliki logo resmi halte, penempatan dan kondisi fisiknya dinilai tetap perlu dievaluasi.

Sebagai tindak lanjut, pihak terkait berencana menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas masukan, termasuk kemungkinan pemindahan halte.

“Jadi nanti akan dilaksanakan FGD, untuk masukan-masukan apakah perlu dipindah supaya tidak terjadi hal-hal yang sama,” kata Mario saat berada di lokasi kejadian, Senin (2/11/2026).

Klik untuk komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top